, , ,


    JAKARTA, ARUSMUDA.COM –
    Aksi unjukrasa massa gabungan Ormas Islam yang menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang sempat ricuh, pada Selasa (13/10/2020) hari ini, berimbas pada dirusaknya Sekretariat Organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) Jakarta di Jalan Menteng Raya 58 oleh oknum aparat.

    Pasca penyerangan pada Selasa petang tadi, beredar video dari salah satu pengurus PII Jakarta yang menjelaskan dampak kerusakan akibat penyerangan oleh oknum aparat yang diduga berasal dari Kepolisian itu.

    Dari video yang diterima Fakta Banten, Markas aktivis Islam PII dan GPII di Kawasan Menteng Raya Jakarta itu nampak acak-acakan dan mengalami kerusakan di sejumlah bagiannya.

    Kaca-kaca pecah, pintu rusak, dan ruangan kantor berantakan, bahkan ada juga bercak-bercak darah di sejumlah ruangan. Sejumlah pengurus yang merekam video tersebut juga menjelaskan, bahwa ruangan Sekretariat PII dan GPII saat itu terasa sesak karena masih adanya sisa gas air mata pasca penggerebekan.

    Selain perusakan sekretariat, aparat yang melakukan penggerebekan saat itu juga menangkapi dan membawa sejumlah aktivis Pengurus Wilayah PII Jakarta yang tengah berada di tempat tersebut.

    Menurut Komandan Brigade PII Jakarta, Muhammad Muizudin Robbani, melalui rekaman video tersebut menjelaskan, bahwa aparat kepolisian datang menggerebek dan melakukan penangkapan terhadap para aktivis PII.

    “Sekretariat PII Jakarta baru saja digerebek oleh polisi, kawan-kawan kita yang ada di sini diangkut semuanya,” ujar Muiz dalam videonya, Selasa malam.

    Dalam videonya, Muiz juga menjelaskan sejumlah kerusakan yang dialami pada bagian-bagian kantor organisasi aktivis Islam tersebut. Termasuk juga banyaknya bercak darah di sejumlah ruangan.

    Namun hingga kini belum diketahui secara pasti berapa dan siapa saja aktivis PII dan GPII yang ditangkap oleh aparat dalam penggerebekan tersebut.

    Terkait adanya bercak darah, Muiz dalam video yang beredar juga tidak memberikan penjelasan apa penyebabnya dan bagaimana keadaan selanjutnya para korban penangkapan tersebut.

    Sumber: FaktaBanten

    , , ,


    TAKALAR, ARUSMUDA.COM –
    Ketukan palu sidang sebanyak tiga kali menandai disita dan disegelnya ruang rapat paripurnaDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar, Selasa (13/10/2020) siang.

    Palu tersebut diketukkan oleh Ketua Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI) Takalar, Frmansyah sebagai Jenderal Lapangan massa aksi yang tergabung dalam aliansi Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Intelektual Takalar (GEMPITA).

    “Gedung paripurna DPRD Kabupaten Takalar bersama ini saya nyatakan resmi disita dan disegel oleh Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Intelektual Takalar!” seru Firmansyah yang disambut gemuruh oleh massa demonstrasi dari berbagai OKP di Kabupaten Takalar.

    Menurut Ketua I Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Takalar, Muhammad Nur Alwi Rahman yang mendampingi Firmansyah, penyegelan tersebut mereka lakukan sebagai wujud kekecewaan pemuda, pelajar, dan mahasiswa terhadap DPRD Takalar yang tidak berani mengambil sikap terkait pengesahan UU Cipta Kerja oleh DPR RI.

    GEMPITA dimotori oleh Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI), Pemuda Muslimin Indonesia (Pemuda Muslim), dan Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI) dan diikuti oleh Komunitas Siri' Na Pacce (KONSINA) Indonesia, PB. Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Takalar (HIPERMATA), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Takalar, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Takalar, Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Galesong (HPMG), dan KPT.

    Bahkan hadir beberapa lembaga kepemudaan dan remaja tingkat lokal juga ikut bergabung, seperti Karang Taruna (KT) dari desa Pa'la'lakkang, desa Aeng Towa, Desa Botlem, Patonro, KAPTAR, IRMANUM, Passaribbangngan, dan lain sebagainya.

    , , ,

    TAKALAR, ARUSMUDA.COM – Sebuah pemandangan unik ditampilkan oleh peserta aksi menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di Takalar. Demostran yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Intelektual Takalar (GEMPITA) memulai aksinya dengan menggelar salat dhuha bersama di masjid Agung Takalar, Selasa (13/10/2020) pagi. 

    Aliansi yang dimotori oleh Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI), Pemuda Muslimin Indonesia (Pemuda Muslim), dan Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI) ini diikuti oleh Komunitas Siri' Na Pacce (KONSINA) Indonesia, PB. Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Takalar (HIPERMATA), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Takalar, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Takalar, Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Galesong (HPMG), dan KPT.

    Bahkan hadir beberapa lembaga kepemudaan dan remaja tingkat lokal juga ikut bergabung, seperti Karang Taruna (KT) dari desa Pa'la'lakkang, desa Aeng Towa, Desa Botlem, Patonro, KAPTAR, IRMANUM, Passaribbangngan, dan lain sebagainya.

    “Alhamdulillah massa yang salat dhuha berjamaah pagi ini berasal dari 20 lembaga yakni dari OKP, organisasi mahasiswa dan organisasi pelajar yang bersatu, yang kami sebut GEMPITA.” Terang Jenderal Lapangan aksi, Firmansyah.

    Lanjut Firman yang juga Ketua Umum SEPMI TAKalar, “Kami melaksanakan saalat agar perjuangan kami ini memperoleh cahaya Ilahi sehingga aksi yang kami lakukan ini bisa berjalan damai dan kondusif.”

    Sementara itu Ketua I SEMMI Takalar, Muhammad Nur Alwi Rahman menambahkan bahwa salat dhuha bersama ini merupakan upaya mengukuhkan kekuatan dan meminta perlindungan Allah supaya massa aksi yang ikut tetap terjaga semangatnya.

    “Salat merupakan doa untuk perlindungan kami, ridha dan semangat dalam menjalankan aksi yang kami gelar hari ini. Karena saat mendengar disahkannya UU Cilaka ini, maka kami merasa terpanggil untuk memperjuangkan hak rakyat akibat ulah DPR RI yang telah melukai dan menyakiti hati jutaan rakyat bumi pertiwi.” Pungkas Alwi.

    , , ,


    GOWA, ARUSMUDA.COM -
    Untuk mengurangi tingginya penyebaran Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan khususnya Kabupaten Gowa berbagai tindakan pencegahan telah dilakukan. Salah satu upaya pencegahan yang paling efektif adalah dengan senantiasa mencuci tangan menggunakan sabun. Sabun terbukti secara efektif dapat merusak lapisan protein bagian luar dari Covid-19 dan pada kahirnya dapat membunih virus tersebut.

    Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (UNHAS) yang berlokasi di Kabupaten Gowa merasa perlu untuk turut serta berkontribusi dalam peminimalisasi penyebaran COVID-19 dengan memberikan sumbangan alat cuci tangan kepada Pondok Pesantren, Pustu dan TK di Kab. Gowa.

    Pada hari Selasa (06/10/2020), Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Departemen Teknik Mesin, yang diwakili oleh Azwar Hayat, Ph.D dan Dr. Muhammad Syahid serta turut hadir dalam kegiatan ini Dr. Hairul Arsyad, Ketua Prodi Magister Teknik Mesin, menyumbangkan alat cuci tangan portabel kepeda Pondok Pesantren Yatama Mandiri BKMT Gowa yang diterima langsung oleh Ketua Yayasannya Ibu Hj. Nuraisah Hafidz.

     

    Beliau mengungkapkan, “Bantuan alat cuci tangan ini akan sangat membantu meminimalisir terjadinya penyebaran COVID-19 dari tamu yang berkunjung ke Pondok Pesantren”. Alat cuci tangan portable yang diletakkan didepan aula pintu masuk memudahkan tamu untuk melakukan cuci tangan.

    Bantuan alat cuci tangan portable juga diberikan kepada TK Mustika dan Puskesmas Pembantu Yatama yang berlokasi berdekatan dengan pondok pesantren Yatama. Sumbangan alat diterima langsung oleh Kepala Sekolah TK Mustika, Hj. Fatmawati, SE dan Kepala Pustu Yatama, dr. Tri Oktaviani.

    Fatmawati menuturkan “Edukasi mencuci tangan sangat diperlukan ditumbuhkan di anak-anak kita sejak dini”. “Kami sangat berterima kasih dengan bantuan alat cuci tangan otomatis yang kami terima ini” ujarnya. Pihak Pustu juga merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan alat cuci tangan ini. “Pustu sangat membutuhkan alat seperti ini dan kami merasa sangat terbantu dalam pencegahan penyebaran COVID-19” ungkap dr. Tri.

    Selain dengan alat cuci tangan portable, turut dipasang pula beberapa banner panduan cara cuci tangan dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Kementrian Kesehatan sebagai sarana edukasi hidup sehat di Pesantren, Sekolah dan Pustu tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di pesantren, sekolah dan puskesmas dalam memasuki masa “new normal” saat ini.

    ,


    MAKASSAR, ARUSMUDA.COM -
    Untuk memperingati Milad ke-27 MASIKA ICMI yang jatuh pada tanggal 8 Oktober mendatang, pengurus Majelis Sinergi Kalam (MASIKA) ICMI Orwil Sulawesi Selatan bakal menggelar Masika Fest 2.

    Ketua Panitia Pelaksana Samsang Syamsir dalam rilis tertulisnya mengatakan bahwa Masika Fest 2 tahun ini mengambil tema “Peduli, Berkarya, Bersinergi Membangun Masyarakat yang Kuat di Tengah Pandemi Covid-19”.

    Adapun rangkaian kegiatan Masika Fest 2 antara lain Lomba Karya Tulis Tingkat Mahasiswa dengan topik “Anak Muda dan Pandemi Covid-19”, Zoominar Nasional dengan topik seputar Covid-19 dan Masika Care.

    Untuk diketahui, lomba karya tulis mahasiswa Masika Fest 2 sudah dibuka sejak tanggal 15 September lalu. Batas pengiriman naskah hingga 7 Oktober 2020 mendatang.



    “Pengumuman pemenang lomba karya tulis akan dilakukan melalui media resmi MASIKA ICMI Sulsel pada 17 Oktober 2020. Pendaftaran bisa melalui link https://forms.gle/QB1EufGBoKFeVCpE6,” kata Samsang.

    Sementara Masika Care akan dilangsungkan pada 10 Oktober 2020 dengan sejumlah kegiatan, seperti pembagian 1000 masker, 1000 vitamin C dan paket sembako kepada panti asuhan di Makassar.

    Sumber: masikaicmi.org

    , ,


    SUKABUMI, ARUSMUDA.COM -
    Kegiatan rutin kursus pengurus dan anggota ranting Syarikat Islam Indonesia (PSII) Desa Bojongasih yang diselenggarakan sekretariat ranting yang berlokasi di Kampung Citiis Desa Bojongasih Kecamatan Parakansalak Kabupaten Sukabumi. Ahad,  (27/09/2020) pagi. 

    Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Dewan Cabang Syarikat Islam Indonesia (PSII) Kabupaten Sukabumi yang biasa disapa Abdullah Aidid. Dalam kehadirannya, beliau mengisi kegiatan kursus dan menyampaikan materi tentang pentingnya mempertahankan idiologi organisasi dalam pergerakan.

    “Kita harus mewujudkan tujuan Syarikat Islam Indonesia (PSII) dalam hidup dan kehidupan sehari-hari sehingga terlihat perbedaan Anggota Syarikat Islam Indonesia di lingkungan masyarakat.” Tegasnya.

    Dalam acara kursus ini juga ketua PAC Syarikat Islam Indonesia Kecamatan Parakansalak, Haetami menyampaikan akan dilaksanakan bai'at anggota baru sebanyak 12 orang, rekrutmen anggota ini harus menjadi konsen kita bersama dalam meningkatkan kekuatan organisasi dari sisi SDM.

    “Saya berpesan Kepada 12 anggota yang akan dibai'at luruskan niat karena Allah SWT, sehingga nantinya tidak gentar menghadapi gejolak medan jihad yang penuh dengan tantangan di segala medan yang kita hadapi.”

    “Teruslah berdakwah untuk rekrutmen anggota organisasi, baik pemuda, mahasiswa dan pelajar kita perkuat juga organisasi underbow kita supaya nanti ada kader bagi organisasi induk PSII ini.” Pungkasnya.

    , ,


    OGAN KOMERING ILIR, ARUSMUDA.COM -
    Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Ogan Komering memberikan sejumlah bantuan APD dalam bentuk Baju Pelindung Diri (Hazmat) kepada Klinik Tsyuraya di Jln Lintas Timur Desa Dabuk Rejo Kec. Lempuing Kab. OKI 

    Dalam menanggulangi pandemi Covid-19 tidak hanya dilakukan oleh pemerintah. Peran masyarakat untuk senantiasa memakai masker dan jaga jarak serta tinggal di rumah menjadi penentu keberhasilan dalam mengakhiri Covid-19 di Indonesia.

    “Keberhasilan upaya penanganan Covid-19 sangat tergantung peran masyarakat. Butuh kerja sama semua perangkat RT, RW, Desa, sampai dengan pelaksanaan isolasi mandiri baik perorangan sampai kelompok dan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan” kata Ali Ikhwan Selaku Ketua Pemuda Muslimin Indonesia cabang Kabupaten Ogan Komering Ilir.

    Ali menjelaskan, bantuan ini diberikan pada tenaga medis di Klinik Tsuraya lantaran para petugas dan relawan menjadi salah satu yang berada di garda terdepan dalam penanganan COVID-19.

    “Melalui bantuan ini juga, semoga semakin memotivasi petugas medis dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.

    Demikian pula di tegaskan oleh Kiki Rahmatullah Selaku Direktur Klinik Tsuraya Dabuk Rejo mengucapkan terimakasih banyak dan merasa terbantu atas bantuan dari pemuda Muslimin kabupaten Ogan Komering Ilir.

    Ia berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga tidak ada petugas medis yang terpapar virus akibat menangani pasien.

    “Semoga bantuan APD yang diberikan bisa dipergunakan dengan baik, sehingga bisa membantu pelayanan tenaga medis terhadap pasien yang terdampak Covid-19 serta memperkecil angka peningkatan penyebaran virus Covid-19”, Ujarnya. (rilis)

    , ,


    LAHAT, ARUSMUDA.COM 
    - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi resmi mengeluarkan putusan terkait status ijazah Strata Satu (S1) gelar Sarjana Hukum atas nama Bupati Lahat Cik Ujang.

    Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Aris Junaidi mengatakan, dirinya yang mendatangani surat putusan status ijazah Cik Ujang tersebut. Surat tersebut ditanda tangani Aris Junaidi pada 6 April 2020.

    Surat putusan Kemendikbud perihal status ijzah Cik Ujang tersebut bernomor 461/E2/TU/2020 dan ditujukan kepada Koordinator Forum Nasional Jurnalis Indonesia (FNJI).

    Dalam surat itu disebutkan bahwa ijazah yang dikeluarkan Universitas Sjakhyakirti Palembang Dan Kopertis Wilayah II Sumatra Selatan pada 2013 silam itu tidak sah karena bertentangan dengan surat Direktur Kelembagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 595/D5.1/T/2007.

    Berdasarkan hal tersebut, Pemuda Muslimin Sumsel Harda Belly akan Kawal Kasus Dugaan Ijazah Palsu Bupati Lahat.

    “Sesuai dengan surat keputusan yang di keluarkan kementerian pendidikan ini harusnya menjadi pintu masuk untuk kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini. Hal seperti ini tidak bisa di toleransi karena dapat merusak citra pendidikan di negara kita ini. Ijazah seperti ini dikeluarkan oleh kampus resmi tanpa mengikuti proses perkuliahan yang benar sesuai aturan tidak pernah mengikuti proses belajar mengajar namun bisa mendapatkan gelar sarjana” ungkap Harda (23/9/2020).

    Disamping itu, khusus untuk ijazah, di luar KUHP sudah ada pengaturannya tersendiri, Pasal 69 ayat [1] UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang mengatur bahwa “Setiap orang yang menggunakan ijazah, sertifikat kompetensi, gelar akademik, profesi, dan/atau vokasi yang terbukti palsu dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

    “Jadi sangat jelas bupati lahat sudah melanggar pasal tersebut dan harus di proses. Pemuda Muslimin Sumsel akan mengawal kasus ini sampai bupati lahat di adili, dan akan terus menyuarakan bahkan dalam waktu dekat kami akan mengirim surat ke Kapolri Idham Aziz," imbuh Harda dalam keterangan tertulisnya. (rilis)

    ,


    MAKASSAR, ARUSMUDA.COM -
    Unit Pengkajian dan Pengembangan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (UP2K3) Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin melakukan pertemuan membahas Gerakan K3 usia dini bersama Disnaker Prov. Sulawesi Selatan dan sejumlah perusahaan di aula Disnaker Prov. Sulsel, Rabu (16/09/2020).

    Gerakan Budaya K3 usia dini oleh UP2K3 Fak. Teknik Unhas telah dilakukan sejak tahun 2017 dengan melakukan sosialisasi ke beberapa sekolah dasar. Namun gerakan ini perlu dilakukan secara sistematis dan terukur, sehingga dilakukan sinergi dengan pemerintah dan perusahaaan sebagai wujud kerjasama tripel helix UIG ( University, Industri and Goverment).

    Pada pertemuan ini disepakati untuk bersinergi melakukan pelatihan TOT Budaya k3 Usia Dini yang melibatkan guru SD dan unsur K3 dari perusahaan. Setelah itu akan dilakukan edukasi ke sekolah binaan perusahaan. Diharapkan akan ada 2000 siswa SD yang akan menjadi target edukasi K3 di akhir tahun ini.

    Kepala Dinas Tenaga Kerja Sulawesi Selatan, A. Darmawan mengatakan bahwa Sulawesi Selatan akan menjadi yang terdepan dan menjadi contoh dalam gerakan budaya K3 Usia Dini. Hal ini penting agar K3 menjadi perilaku keseharian kita.

    Adapun perusahaan yang akan terlibat dalam gerakan budaya k3 ini di antaranya PT Semen Tonasa, PT Trakindo Utama Cab. Makassar, PT Energy Sengkang, PT Pertamina Mor VII, PT Vale Indonesia, PLN Unit Induk Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar, sert PT Indofood Sukses Makmur.

    , ,


    MAKASSAR, ARUSMUDA.COM - Sebagai bentuk penyambutan bagi mahasiswa baru tahun 2020, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin menggelar Pembukaan Penerimaan dan Pengembangan Karakter Mahasiswa Baru (P2KMB) tahun 2020 secara online/dalam jaringan (daring) melalui virtual meeting zoom dan luar jaringan (luring).

    Kegiatan yang dilaksanakan secara hikmat di Ruang Rapat Senat Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, pada selasa (08/09/2020) mengangkat tema "Bangun Katakter dan Kompetensi Untuk Raih Masa Depan".

    Kegiatan yang tetap mengikuti protokol kesehatan ini, juga ditayangkan secara live streaming melalui youtube.

    Pembukaan dilakukan secara resmi oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Muhammad Thaha, MT. ditandai dengan penekanan sirine, para Wakil Dekan Fakultas Teknik, Ketua dan Sekretaris Senat, Ketua dan Sekretaris Departemen, dan segenap civitas akademika, serta 13 mahasiswa baru sebagai perwakilan departemen di Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin.

    Penyematan jaket almamater sebagai tanda penerimaan mahasiswa baru berlangsung secara luring di Ruang Rapat Senat Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin dan diikuti serentak oleh seluruh mahasiswa baru secara online melalui virtual meeting zoom. Dilanjutkan dengan pembacaan Pakta Integritas oleh perwakilan mahasiswa baru. 

    Dalam pembukaan P2KMB Fakultas Teknik menampilkan mozaik secara virtual dengan melibatkan 900 mahasiswa baru. Mozaik ini dibuat sebagai bentuk antusias Mahasiswa Baru dalam mengikuti pelaksanaan P2KMB. Beberapa mozaik dibentuk untuk menggambarkan kondisi yang kita hadapi sekarang ini yakni berada di tengah pandemi, dan ditutup dengan formasi logo Universitas Hasanuddin berdampingan dengan Pahlawan Sultan Hasanuddin. 

    Menurut Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan, Mukti Ali “Penampilan mozaik dilaksanakan sejak tahun 2018, namun pada tahun ini dilaksanakan secara daring. Euforia P2KMB sangat meriah walaupun dilaksanakan secara daring dan hanya beberapa yang terlibat secara luring.  

    Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, ST. menjadi Keynote speaker pada Stadium General melalui virtual meeting zoom. Beliau menegaskan bahwa para mahasiswa baru harus selalu mencari dan menimba ilmu, menciptakan prodak yang dapat membantu masyarakat, selalu berinovasi dengan melihat permasalahan yang ada dan membuat solusi, memiliki akhlak dan karakter integritas, dan yang terpenting kejujuran adalah hal yang terdepan. Beliau adalah alumni Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin.

    Pembukaan P2KMB ditutup dengan pemutaran film “Find The Treasure”. Video ini merupakan bentuk ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru dengan alur penjelajahan harta karun. Video ini merupakan karya mahasiswa Mentor Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Video ini dapat dilihat melalu akun youtube Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin 

    Kegiatan P2KMB berlangsung selama dua hari di tingkat Fakultas pada tanggal 8-9 September 2020. Setelah pembukaan, dilanjutkan dengan Materi di tingkat Fakultas. Salah satu materi yang disajikan yaitu “Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)”. Materi ini selalu diberikan setiap tahun di Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin dalam upaya mewujudkan kampus yang berbudaya K3.

    , , ,


    JAKARTA, ARUSMUDA.COM –
    Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) meluncurkan Badan Khusus KAMMI dengan nama Badan Wakaf Muslim Negarawan, saat Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PP KAMMI via online pada 18-23 Agustus 2020 lalu.

    Peluncuran pada acara dengan tema "Selamatkan Cita-cita Kemerdekaan Indonesa" tersebut merupakan ikhtiar PP KAMMI dalam membantu mengoptimalkan wakaf sebagai bagian penting dalam spirit kader KAMMI serta umat Islam secara umum.

    Pjs. Ketua Umum PP KAMMI, Susanto Triyogo menuturkan pentingnya peran KAMMI dalam berkontribusi terhadap perkembangan wakaf di Indonesia. Isu ekonomi syariah di tanah air merupakan isu strategis dalam akselerasi gerakan wakaf yang sedang hangat saat ini.

    "Giatnya pengembangan ekonomi syariah saat ini, membuat perlunya KAMMI ikut andil dan mewarnai tata kelola dan pengembangan wakaf di negeri ini. Solusi ekonomi yang berkesinambungan dan berkelanjutan adalah salah satunya adalah melalui wakaf." Ujarnya di Kantor PP KAMMI, Sabtu (29/8/2020) pagi.

    Fadly Idris yang didapuk sebagai Direktur Utama Badan Wakaf Muslim Negarawan menjelaskan banyak hal yang bisa dimanfaatkan dari wakaf, termasuk dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, baik dari segi sumber daya manusia maupun perekonomian, apalagi jika peran dan kontribusi itu dilakukan oleh pemuda ataupun mahasiswa.

    "Kehadiran Badan Wakaf Muslim Negarawan merupakan upaya oleh seluruh kader dan pengurus KAMMI dalam upaya menggalang potensi bangsa dan menggerakan kekuatan mengatasi problematika di Indonesia sebagai instrument ekonomi dalam mengatasi permasalahan kemiskinan dan kesenjangan sosial di Indonesia." Pungkasnya.

    , ,


    BANDUNG, ARUSMUDA.COM -
    Dewan Pimoinan Wilayah (DPW) Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Provinsi Jawa Barat meluncurkan Koperasi Pelajar dan Mahasiswa Milenial, Sabtu (29/08/2020) pagi. 

    Koperasi yang namanya menggunakan akronim KOPMIL ini merupakan hasil kerja kolaborasi antara SEMMI dengan Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI) Provinsi Jawa Barat.

    Acara peluncuran KOPMIL di Kawasan Wisata Napak Sancang Cihampelas Kabupaten Bandung Barat ini juga dirangkaikan dengan sarasehan dan up grading pengurus SEMMI dan SEPMI se-Jawa Barat.

    "Kita berharap para kader dapat bertambah wawasan dan pemahamannya dalam berorganisasi. Pada acara ini kita libatkan SEPMI untuk membentuk wadah ini." Ujar Ketua DPW SEMMI Jabar, Mumuh Muhidin.

    Sementara itu, Pembina KOPMIL, H. Ujang Rohman yang turut memberi sambutan berharap agar kader SEMMI dan SEPMI tidak menjadi pemburu pekerjaan, namun pembuka lapangan kerja.

    "Jangan menjadi generasi yang hanya mengharapkan mencari pekerjaan namun harus berpikir bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan." Harap H. Ujang Rohman.


    Lanjutnya, "Saya sangat mengapresiasi atas launching-nya KOPMIL yang digagas oleh pelajar dan mahasiswa ini, semoga menjadi badan usaha generasi Syarikat Islam Indonesia yang dapat menopang perekonomian organisasi."


Top