Departemen Teknik Mesin Unhas Berbagi Alat Cuci Tangan Portabel ke Pesantren, TK dan Pustu di Gowa


GOWA, ARUSMUDA.COM -
Untuk mengurangi tingginya penyebaran Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan khususnya Kabupaten Gowa berbagai tindakan pencegahan telah dilakukan. Salah satu upaya pencegahan yang paling efektif adalah dengan senantiasa mencuci tangan menggunakan sabun. Sabun terbukti secara efektif dapat merusak lapisan protein bagian luar dari Covid-19 dan pada kahirnya dapat membunih virus tersebut.

Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (UNHAS) yang berlokasi di Kabupaten Gowa merasa perlu untuk turut serta berkontribusi dalam peminimalisasi penyebaran COVID-19 dengan memberikan sumbangan alat cuci tangan kepada Pondok Pesantren, Pustu dan TK di Kab. Gowa.

Pada hari Selasa (06/10/2020), Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Departemen Teknik Mesin, yang diwakili oleh Azwar Hayat, Ph.D dan Dr. Muhammad Syahid serta turut hadir dalam kegiatan ini Dr. Hairul Arsyad, Ketua Prodi Magister Teknik Mesin, menyumbangkan alat cuci tangan portabel kepeda Pondok Pesantren Yatama Mandiri BKMT Gowa yang diterima langsung oleh Ketua Yayasannya Ibu Hj. Nuraisah Hafidz.

 

Beliau mengungkapkan, “Bantuan alat cuci tangan ini akan sangat membantu meminimalisir terjadinya penyebaran COVID-19 dari tamu yang berkunjung ke Pondok Pesantren”. Alat cuci tangan portable yang diletakkan didepan aula pintu masuk memudahkan tamu untuk melakukan cuci tangan.

Bantuan alat cuci tangan portable juga diberikan kepada TK Mustika dan Puskesmas Pembantu Yatama yang berlokasi berdekatan dengan pondok pesantren Yatama. Sumbangan alat diterima langsung oleh Kepala Sekolah TK Mustika, Hj. Fatmawati, SE dan Kepala Pustu Yatama, dr. Tri Oktaviani.

Fatmawati menuturkan “Edukasi mencuci tangan sangat diperlukan ditumbuhkan di anak-anak kita sejak dini”. “Kami sangat berterima kasih dengan bantuan alat cuci tangan otomatis yang kami terima ini” ujarnya. Pihak Pustu juga merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan alat cuci tangan ini. “Pustu sangat membutuhkan alat seperti ini dan kami merasa sangat terbantu dalam pencegahan penyebaran COVID-19” ungkap dr. Tri.

Selain dengan alat cuci tangan portable, turut dipasang pula beberapa banner panduan cara cuci tangan dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Kementrian Kesehatan sebagai sarana edukasi hidup sehat di Pesantren, Sekolah dan Pustu tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di pesantren, sekolah dan puskesmas dalam memasuki masa “new normal” saat ini.


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top