Ketum PB HMI MPO Serukan Aksi Serentak Sikapi Represi Aparat

JAKARTA, ARUSMUDA.COM - Tak terima kadernya diperlakukan represif oleh aparat kepolisian saat aksi memperingati 20 tahun reformasi beberapa waktu lalu, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) MPO mengeluarkan instruksi kepada seluruh kader HMI se Indonesia untuk menggelar aksi solidaritas.

Ketua Umum PB HMI MPO, Zuhad Aji Firmantoro, menyatakan perilaku dan tindakan aparat yang represif terhadap kader HMI saat melakukan aksi unjuk rasa adalah tindakan yang menciderai nilai-nilai demokrasi.

“Bahwa berbeda pendapat boleh tapi hak untuk mengungkapkannya tetap harus dijamin,” kata Aji, dalam keterangannya, Rabu (23/5/2018).

“Kita instruksikan kepada seluruh cabang untuk menggelar aksi solidaritas pada pada Jumat, 25 Mei 2018. Tentu aksi ini dilakukan dengan cara-cara damai sesuai dengan UU dan aturan yang berlaku, menyampaikan pendapat di muka umum,” terangnya.

Sementara itu, secara terpisah, Ketua Komisi Pemuda dan Kemahsiswaan PB HMI Abubakar H. Muhtar mengungkapkan bahwa salah satu isu dalam demonstrasi jumat ini adalah mendesak Jokowi untuk mencopot Kapolri Tito Karnavian.

Selain itu, Abubakar juga mendesak Kapolri untuk mencopot oknum aparat kepolisian yang diduga terlibat tindakan represif terhadap kader HMI tersebut.

Ia juga meminta kepada Komnas HAM untuk melakukan investigasi khusus untuk menyelidiki insiden tersebut dan juga meminta kepada Kapolri untuk melakukan reformasi di tubuh internal Polri.


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top