Milad UCM ke-50, Ini Harapan Ketua PW Pemuda Muslimin Indonesia Prov. Sulsel

MAKASSAR, ARUSMUDA.COM - Universitas Cokroaminoto Makassar (UCM) adalah salah satu kampus yang bisa dikatakan sebagai kampus 'senior' di Makassar. Didirikan sejak 28 April 1968, UCM kian menunjukkan eksistensinya di tengah menjamurnya kampus baru di Makassar.

Pada miladnya yang ke-50, 28 April 208 ini, Pimpinan Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia Prov. Sulsel menaruh harapan besar akan kiprah UCM dalam melaksanakan tri darma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat.

"Selamat milad kepada keluarga besar Universitas Cokroaminoto Makassar, semoga diusianya yang ke-50, di bawah kepemimpinan Prof. Muh. Asdar, UCM bisa menegaskan eksistensinya di dunia pendidikan tinggi di negeri ini." Ucap Ketua Umum PW Pemuda Muslimin Indonesia Sulsel, Muhammad Kasman.

Kasman berharap, sebagai kampus yang menyandang nama besar Cokroaminoto, UCM bisa menunjukkan kapasitas sebagai kampus yang layak menyandang nama besar Cokroaminoto, dan mampu menjadi corong diseminasi, sosialisasi, dan revitalisasi pemikiran-pemikiran Cokroaminoto.

"Sebagaimana bangsa Indonesia membutuhkan sosok Cokroaminoto dalam membangkitkan kesadaran berbangsa di era perjuangan kemerdekaan, maka hari ini, kita butuh sosok Cokro baru yang lahir dari UCM dan menjadi penggerak perubahan bangsa." Harap Kasman.

Lanjut Kasman, bila Tjokroaminotoa dulu bisa melahirkan pemimpin sekaliber Sukarno, Semaun dan Kartosuwiryo, maka sepatutnya UCM bisa menjadi kawah candradimuka dalam menggembleng pemimpin muda bangsa ini menjadi sekualitas para founding father bangsa ini.

"Saya membayangkan UCM ini bisa seperti rumah Pak Cokro di Peneleh Surabaya, meskipun terletak di gang sempit dengan bangunan sederhana, namun di sanalah Agus Salim, Ahmad Dahlan, serta Alimin dan Musso menghidu spirit dalam memajukan umat dan bangsa." Seru Kasman.

Bagi Kasman, UCM dan Pemuda Muslimin Indonesia memiliki pertautan yang sublim. "Bila UCM adalah ruang diseminasi pemikiran Cokro di dunia akademik, maka Pemuda Muslimin Indonesia menjadi ujung tombak bagi internalisasi dan revitalisasi ide dan cara pandang Cokro di kalangan pergerakan pemuda."

Olehnya itu, Kasman berharap agar ke depan, antara UCM dan Pemuda Muslimin Indonesia bisa kian sinergis dalam upaya berbuat yang terbaik bagi bangsa. "Tentu dengan didorong oleh spirit Cokroaminoto sebagai sumber inspirasi, motivasi, aspirasi dalam memajukan bangsa." Pungkas Kasman.


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top