Deklarasi Makassar, Penegasan Koperasi Sebagai Jagi Diri Perekonomian Nasional

MAKASSAR, ARUSMUDA.COM - Ketua Umum Dewan koperasi Indonesia (Dekopin), Nurdin Halid didampingi Ketua Harian Dekopin, Agung Sudjatmoko menutup penyelenggaraan Kongres Koperasi ke-III yang dihadiri ribuan orang peserta dari seluruh Indonesia, Jumat (14/07/2017) malam.

Pada penutupan kongres yang dilaksanakan sejak 12 Juli 2017 tersebut dilakukan deklarasi yang dinamakan Deklarasi Makassar sebagai bentuk penyaluran aspirasi insan perkoperasian Indonesia untuk menegaskan posisi koperasi sebagai jati diri perekonomian nasional.

Berikut ini naskah lengkap Deklarasi Makassar:
1. Melakukan reformasi, revitalisasi, rehabilitasi, dan modernisasi koperasi Indonesia yang sesuai dengan jatidiri koperasi serta kearifan lokal.

2. Mendorong Pemerintah dan MPR untuk kembali kepada pasal 33 undang-undang dasar 1945 dan melaksanakannya secara konsisten dan bertanggung jawab melalui sistem perekonomian yang berkeadilan.

3. Mendesak kepada Pemerintah untuk melakukan langkah-langkah pemerataan dan menjembatani kesenjangan antar wilayah, sektor, dan kelompok pendapatan melalui pembangunan infrastruktur, fisik dan sosial, serta Reformasi Agraria dan energi, termasuk redistribusi aset serta lahan yang wajib melibatkan peran serta Koperasi

4. Mendesak kepada Pemerintah untuk segera menyelesaikan Rancangan Undang-Undang Perkoperasian dan menyusun Undang-Undang Perekonomian Nasional yang menempatkan BUMN, BUMS dan Koperasi dalam kedudukan yang setara

5. Meyakini bahwa koperasi sebagai kelembagaan ekonomi pedesaan mampu menjembatani kesenjangan maka hanya Koperasi-lah yang akan membangun kebersamaan dan gotong royong untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain Deklarasi Makassar, peserta juga melengkapi deklarasinya dengan 17 butir rekomendasi yang dalam pelaksanaannya akan terus dikawal oleh Dekopin dan Pemangku kepentingan koperasi lainnya.


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top