FPI Sulsel: Stop Kriminalisasi Ulama

MAKASSAR, ARUSMUDA.COM - Menanggapi perkembangan situasi nasional yang dianggap oleh Front Pembela Islam kian menunjukkan gejala yangvmerugikan eksistenai umat Islam di Indonesia, maka FPI Sulawesi Selatan mengeluarkan pernyataan sikap sebagai berikut:

PERNYATAAN SIKAP DAN SIARAN PERS FRONT PEMBELA ISLAM SULAWESI SELATAN

Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Mencermati perkembangan situasi nasional dewasa ini yang semakin hari semakin dirasakan menuju ke arah yang tidak menguntungkan terhadap eksistensi umat beragama lebih khususnya terhadap Umat Islam, antara lain ditunjukkan dengan berbagai peristiwa yang telah menjadi sorotan atau opini masyarakat luas:

Pertama: kriminalisasi bergelombang terhadap para ulama, para tokoh oposisi maupun aktivis Islam secara massif dan terus menerus melalui berbagai kasus hukum yang sarat dengan dugaan rekayasa, dengan maksud menciptakan opini negatif terhadap peran ulama, pimpinan oposisi dan aktivis Islam, sedangkan di sisi lain sangat kuat dirasakan adanya perlakuan yang a-simetris terhadap pihak-pihak yang melakukan aksi menyerang kehormatan, jiwa dan raga umat Islam.

Kedua: gerakan serentak, terencana dan terstruktur berupa labelling terhadap ulama, pimpinan oposisi dan aktivis Islam yang menjalankan dakwah amar ma’ruf nahyi munkar di bidang politik sebagai pihak yang seolah-olah anti atau kurang menjaga sikap diri terhadap dasar negara Pancasila, keberagaman atau kebhinekaan, dan keutuhan NKRI, yang kemudian melahirkan perlawanan dari dalam masyarakat berupa Stempel, seolah-olah membungkus jiwa komunisme dengan patriotisme yang semu.

Ketiga: pelaksanaan kekuasaan pemerintahan pada umumnya di bidang politik, hukum dan keamanan dirasakan semakin represif, mengabaikan syarat kehati-hatian dan kecermatan dalam menjalankan tupoksi pemerintahan dan penegakan hukum. Di sisi lain kita menyaksikan beberapa kasus besar dan maupun yang kecil yang menjadi fokus umat Islam, belum lagi kasus pelecehan ibadah ummat Islam kian hari  tanpa henti bak gelombang air semakin mempermainkan hukum itu sendiri ibarat hukum itu tebang pilih dan apakah hukum itu hanya milik Ummat Islam !!!

Oleh karenanya FRONT PEMBELA ISLAM SULAWESI SELATAN dalam bulan Ramadhan yang penuh hikmah dan mulia ini, Kami sampaikan pernyataan sikap dan siaran pers sebagai berikut:

1. Menyerukan kepada Pemerintah Indonesia Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk segera mengambil langkah langkah serius guna menghentikan kriminalisasi terhadap ulama, tokoh oposisi maupun aktivis Islam, mendorong penegakan hukum oleh aparat Kepolisian
yang berkeadilan berdasarkan due process of law, profesional, dan menjunjung tinggi HAM, serta menghentikan stempel atau tuduhan terhadap umat Islam seolah-olah umat Islam adalah pihak yang anti Pancasila, anti keberagaman atau kebhinekaan dan anti NKRI.

2. Seruan kepada seluruh elemen Bangsa Indonesia tanpa terkecuali untuk tidak mudah terbawa arus jargon-jargon politik yang sesungguhnya mengandung isyarat desintegrasi bangsa. Ummat Islam Indonesia dan seluruh Masyarakat Indonesia agar  jangan mudah terpancing. Ummat Islam Indonesia ( Ulama dan Ummatnya)  dan Masyarakat Indonesia lainnya adalah Penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia!!!

3. Seruan kepada seluruh umat Islam untuk tetap bersungguh-sungguh bermunajat kepada Allaah SWT dan melaksanakan qunut nazilah tanpa berhenti berdoa dan berdzikir guna memperoleh jalan keluar dari kedzoliman yang terus-menerus menimpa umat Islam, dan tetap siap merapatkan diri untuk menghadiri mobilisasi umum aksi damai bela Islam dan bela ulama  dalam upaya amar ma’ruf nahyi mungkar melawan ketidakadilan hukum dan ketidakadilan sosial khususnya terhadap umat Islam sebagaimana aksi-aksi bela Islam yang selama ini telah berjalan dengan baik.

4. Seruan Kepada Segenap seluruh Bangsa Indonesia untuk berhati hati dengan Komunisme Gaya Baru yang sudah merengsek ke sel sel kehidupan berbangsa dan bernegara Negara Kesatuan Republik Indonesia.

5. Front Pembela Islam Sulawesi Selatan meng apresiasi seluruh Gerakan yang telah ditunjukkan berbagai Elemen Bangsa Indonesia baik Ormas  Islam dan Ormas Nasional lainnya yang peduli dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam mewujudkan penegakkan keadilan hukum dan keadilan sosial secara legal dan konstitusional.

Wassalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Makassar,  24 Ramadan 1438 H / 19 Juni 2018

Habib Muchsin Al Habsyi
Ketua Umum FPI Sulsel

RILIS | ARUSMUDA


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top